Selasa, 09 Oktober 2012

Apa Yang dimaksud dengan Bisnis?

Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melkakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.” Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi “bisnis” yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.
Bentuk dasar kepemilikan bisnis
Meskipun bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada setiap negara, ada beberapa bentuk yang dianggap umum:
  • Perusahaan perseorangan: Perusahaan perseorangan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh satu orang. Pemilik perusahaan perseorangan memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Artinya, apabila bisnis mengalami kerugian, pemilik lah yang harus menanggung seluruh kerugian itu.
  • Persekutuan: Persekutuan adalah bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan profit. Sama seperti perusahaan perseorangan, setiap sekutu (anggota persekutuan) memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Persekutuan dapat dikelompokkan menjadi persekutuan komanditer dan firma.
  • Perseroan: Perseroan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur. Setiap pemilik memiliki tanggung jawab yang terbatas atas harta perusahaan.
  • Koperasi: adalah bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain adalah anggota koperasi memiliki identitas ganda. Identitas ganda maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.
Klasifikasi
Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan.
  • Manufaktur adalah bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik seperti mobil atau pipa.
  • Bisnis jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
  • Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer. lihat pula: Waralaba
  • Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.
  • Bisnis finansial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.
  • Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).
  • Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.
  • Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.
  • Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.
  • sumber:  http://muannastasyiithoh.wordpress
Jelaskan Seberapa Besar Pengaruh Bisnis Terhadap Hidup Anda!!!

    Bisnis sangat berpengaruh terhadap kehidupan saya,seperti saat ini contohnya saya sedang berusaha disamping perkuliahan saya ingin menghasilkan uang untuk keperluan pribadi saya agar tidak melulu meminta kepada Ibu saya.Saat ini saya sedang mencoba menjalakan usaha kecil-kecilan yaitu membuka usaha pulsa elektrik dimana saya perjualkan kepada teman-teman kuliah saya dan ternyata respond yang saya dapatkan sangatlah positif usaha yang saya jalankan ini berjalan dengan lancar dan selalu mendapatkan laba,meskipun tidak berskala besar akan tetapi hasil dari penjualan ini cukup untuk mencukupi uang jajan saya dan saya pun cukup berbangga diri karna saya bisa menjalankan usaha sendiri dengan modal yang saya punyai sendiri.
   Sebenarnya bukan hal baru bagi saya dalam menggeluti bisnis penjualan pulsa ini,ketika saya duduk dibangku SMA sayapun sudah menjalankan usaha seperti ini,meskipun bukan modal sendiri tapi saya disitu berperan sebagai pemilik modal.
   Keuntungan membuka bisnis ini saya mencoba belajar dalam memanage usaha dan mengelola modal awal yang berskala kecil menjadi modal yang bisa berskala besar dengan tambahan dari laba yang saya dapatkan,disini juga saya belajar untuk membuat suatu laporan keuangan atas transaksi-transaksi yang terjadi,secara tidak langsung ini mengasah skill saya dalam hal Accounting dimana itu menjadi study lanjutan saya diperguruan tinggi saat ini.
   Menggeluti sebuah bisnis,apalagi kita terjun langsung kedalam nya adalah sebuah kesenangan tersendiri,dimana kita bisa belajar segala hal memanage waktu,memanage uang,mengelola usaha,membuat inovasi dan mengexplore kemampuan-kemampuan yang kita miliki agar membuat bisnis itu sendiri menjadi inovatif dan tentunya para konsumen tidak bosan dengan hal yang kita ciptakan..
   Bisnis juga menjadi suatu batu loncatan ketika kita meningginkan uang yang kita punya berputar dan menghasilkan laba yang cukup untuk membiayai kehidupan kita kelak.Jika ingin memulai sesuatu bisnis janganlah memikirkan seberapa banyak laba yang akan kita dapatkan,laba memang hal utama dan tujuan yang ada dalam suatu bisnis,namun sebaiknya jika sebagai pemula mulailah dengan mengelolanya dengan baik,serta carilah target pasar yang pas dan bisa membawa kebaikan dan bisa membawa suatu bisnis itu ke arah tujuan yang sudah direncanakan setelah semuanya itu termaintains dengan baik,kedepannya pun akan mudah dalam menjalankan nya.
  Bisnis suatu hal yang sangta menyenangkan bagi saya sendiri,karna disini banyak hal yang bisa saya pelajari sebagai soft skill yang menjadi bekal skill saya nanti,meskipun baru sedikit ilmu bisnis yang saya dapatkan namun seiring berjalannya waktu pasti ilmu bertambah jika kita ingin terus berusaha dan belajar.
Tetapi bisnis juga bisa menjadi boomerang bagi diri kita,jika kita tidak mengelola nya dengan baik maka dari itu pikirlah matang-matang apa yang akan dilakukan,apa yang akan dibuat dan untuk siapa jasa atau barang yang akan kita buat.

    

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar